Langsung ke konten utama

Pelatihan Operator Sekolah

Suasana Pelatihan Operator
UPT Dindikbud Kandangserang bekerja sama dengan Tim Operator dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan mengadakan pelatihan bagi guru SD se-Kandangserang untuk menjadi Operator Sekolah. Operator sekolah merupakan tugas tambahan bagi guru SD baik guru kelas maupun guru mapel yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengoperasikan komputer. Tugas tambahan ini nantinya berupa mengentri data sekolah baik data fisik maupun non fisik. Data fisik dapat berupa gedung sarana dan prasarana sekolah seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan segala sesuatu yang menunjang fisik sekolah. Data non fisik dapat berupa data siswa serta data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK).
Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Senin, 18 Juni 2012 bertempat di Gedung Dwija Graha Kandangserang dimotori oleh yang terhormat Kepala UPT Pendidikan Kandangserang didampingi operator UPT Sdr. Wahyu. Mengundang tim ahli dari Operator Kabupaten yaitu Sdr. Supriyana. Pelatihan berlangsung hangat dan lancar. Hal ini tentu karena dilatar belakangi oleh guru-guru yang sudah melek IT. Ini sangat menggemberikan karena meskipun letaknya di Pekalongan selatan namun untuk urusan tekonologi informasi mereka tidak ketinggalan dan bahkan lebih dari yang diharapkan.
Peserta pelatihan dibekali untuk dapat mengoperasikan perangkat lunak (software) berupa Aplikasi Pendataan Pendidikan yang diberikan secara cuma-cuma saat mengikuti pelatihan. Peserta dibimbing untuk dapat secara terampil mengentri data menggunakan aplikasi yang telah diberikan. Sebelumnya, para calon operator juga dibimbing cara menginstall software. Sangat mengagumkan karena tidak ada satu pun calon operator yang merasa kesulitan. Luar biasa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model-model Pembelajaran Terpadu

Ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, menurut Robin Fogarty (1991) mengemukakan bahwa terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. 1.  Model Penggalan (Fragmented)  Model fragmented ditandai oleh ciri pmduan yang hanya terbatas pada satu mata pelajaran saja. Misalnya, dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, materi pembelajaran tentang menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat dipadukan dalam materi pembelajaran keterampilan berbahasa. Dalam proses pembelajarannya, butir-butir materi tersebut dilaksanakan secara terpisah-pisa pada jam yang berbeda-beda.

Kendala Menggunakan Media Pembelajaran

Media pembelajaran diartikan sebagai segala sesuatu yang menjadikan perantara antara sumber dengan penerima dalam suatu pembelajaran, baik searah maupun dua arah. Contohnya seorang guru ceramah di depan kelas maka media yang dipakai adalah media audio . Guru memaparkan melalui LCD Proyektor maka media yang ia gunakan adalah media visual / grafis . Guru memberikan contoh sebuah peristiwa melalui pemutaran video yang disertai suara maka ia menggunakan media audio-visual .

Cara Install Aplikasi PMP

PMP singkatan dari Penjamin Mutu Pendidikan merupakan salah satu lembaga dibawah naungan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementrian Pendidikan Republik Indonesia. Aplikasi PMP merupakan aplikasi yang dibuat untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah. Dengan aplikasi ini diharapkan pemetaan benar-benar valid realistis sesuai dengan kondisi di lapangan karena data diinput langsung oleh pelaku pendidikan yaitu pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.