Langsung ke konten utama

Mulai Tahun 2014, Ujian Nasional SD Dihapus

Ujian Nasional (UN) pada satuan pendidikan sekolah dasar (SD) untuk tahun pelajaran 2013/2014 ditiadakan (dihapus). Hal ini mengacu pada PP Nomor 32 Tahun 2013. Unduh PP Nomor 32 Tahun 2013

Sementara ujian yang diselenggarakan oleh sekolah tetap ada, yaitu Ujian Sekolah (US). US ini insya Allah akan dilaksanakan pada 19-21 Mei 2014.

Adapun mata pelajaran yang diujikan adalah matematika, bahasa Indonesia, dan IPA untuk SD. Untuk SDLB mata pelajaran yang diujikan adalah matematika, bahasa Indonesia, IPS dan PKn. Kisi-kisinya 25% dari pusat dan 75% dari sekolah berkoordinasi dengan kabupaten/kota.


Selain itu, mulai tahun 2014 pula tidak ada lagi peserta didik yang tinggal kelas atau tidak naik, semua naik. Hal ini sesuai dengan penilaian di rapor SD yang mencakup sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam bentuk deskriptif bukan berupa angka. Maka bagi yang belum memahami pelajaran, mereka akan mendapatkan perbaikan (remidial).

Bagi guru SD seperti saya, masih sangat awam mengenai penilaian deskriptif, maka saya merasa perlu adanya pelatihan untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara memberikan penilaian. Mungkin bertanya pada guru TK adalah salah satu solusi karena mereka telah terbiasa dengan sistem penilaian ini dan telah lama ber-tematik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model-model Pembelajaran Terpadu

Ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, menurut Robin Fogarty (1991) mengemukakan bahwa terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. 1.  Model Penggalan (Fragmented)  Model fragmented ditandai oleh ciri pmduan yang hanya terbatas pada satu mata pelajaran saja. Misalnya, dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, materi pembelajaran tentang menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat dipadukan dalam materi pembelajaran keterampilan berbahasa. Dalam proses pembelajarannya, butir-butir materi tersebut dilaksanakan secara terpisah-pisa pada jam yang berbeda-beda.

Kendala Menggunakan Media Pembelajaran

Media pembelajaran diartikan sebagai segala sesuatu yang menjadikan perantara antara sumber dengan penerima dalam suatu pembelajaran, baik searah maupun dua arah. Contohnya seorang guru ceramah di depan kelas maka media yang dipakai adalah media audio . Guru memaparkan melalui LCD Proyektor maka media yang ia gunakan adalah media visual / grafis . Guru memberikan contoh sebuah peristiwa melalui pemutaran video yang disertai suara maka ia menggunakan media audio-visual .

Cara Install Aplikasi PMP

PMP singkatan dari Penjamin Mutu Pendidikan merupakan salah satu lembaga dibawah naungan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementrian Pendidikan Republik Indonesia. Aplikasi PMP merupakan aplikasi yang dibuat untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah. Dengan aplikasi ini diharapkan pemetaan benar-benar valid realistis sesuai dengan kondisi di lapangan karena data diinput langsung oleh pelaku pendidikan yaitu pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.