Langsung ke konten utama

SD Gembong, tempatku mengabdi


Desa Gembong Kec. Kandangserang, berada pada ketinggian 1000 - 1500 mdpl. Jarak dengan ibu kota kabupaten sekitar 35 km dan dan dari tempat tinggal saya sekitar 50 km. Jarak tempuh ke Kajen (ibukota kabupaten) sekitar 1,8 jam dengan menggunakan angkutan dan sekitar 1,5 dengan menggunakan sepeda motor.

Daerah dengan kenamapakan alam berupa pegunungan ini berpenduduk sekitar 4000 jiwa dengan mata pencaharian rata-rata sebagai petani dengan hasil komiditi antara lain cenkeh, jagung, padi, nilam. Sebagian sebagai peternak sapi dan kambing, penambang batu pasir dan sebagian bekerja pada sektor pemerintah.

Terdapat 4 sekolah dasar yakni SDN 01 Gembong terletak di dusun Sigong, SDN 02 Gembong terletak di dusun Gembong, SDN 03 Gembong terletak di jalan antara dusun Gembong dan Sukayasa dan SDN 04 Gembong terletak di dusun Karangnangka.



Jalan utama yang menghubungkan desa Gembong dengan desa-desa lain hingga ke kecamatan Kandangserang umumnya berupa jalan aspal berbatu yang sudah rusak disana-sini dan sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. Warga setempat seringkali merawat jalan yaitu dengan cara menutup lubang-lubang besar dengan material batu dan pasir. Hal ini cukup membantu bagi pemakai jalan namun karena tidak adanya aspal dan alat pemadat maka tidak hasilnya bertahan lama, dalam hitungan minggu lubang-lubang baru pun terbentuk lagi terutama di musim penghujan.

Kondisi transportasi yang tidak memungkinkan itulah yang menjadi pertimbangan saya untuk menginap di SDN 03 Gembong hingga sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model-model Pembelajaran Terpadu

Ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, menurut Robin Fogarty (1991) mengemukakan bahwa terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. 1.  Model Penggalan (Fragmented)  Model fragmented ditandai oleh ciri pmduan yang hanya terbatas pada satu mata pelajaran saja. Misalnya, dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, materi pembelajaran tentang menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat dipadukan dalam materi pembelajaran keterampilan berbahasa. Dalam proses pembelajarannya, butir-butir materi tersebut dilaksanakan secara terpisah-pisa pada jam yang berbeda-beda.

Kendala Menggunakan Media Pembelajaran

Media pembelajaran diartikan sebagai segala sesuatu yang menjadikan perantara antara sumber dengan penerima dalam suatu pembelajaran, baik searah maupun dua arah. Contohnya seorang guru ceramah di depan kelas maka media yang dipakai adalah media audio . Guru memaparkan melalui LCD Proyektor maka media yang ia gunakan adalah media visual / grafis . Guru memberikan contoh sebuah peristiwa melalui pemutaran video yang disertai suara maka ia menggunakan media audio-visual .

Cara Install Aplikasi PMP

PMP singkatan dari Penjamin Mutu Pendidikan merupakan salah satu lembaga dibawah naungan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementrian Pendidikan Republik Indonesia. Aplikasi PMP merupakan aplikasi yang dibuat untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah. Dengan aplikasi ini diharapkan pemetaan benar-benar valid realistis sesuai dengan kondisi di lapangan karena data diinput langsung oleh pelaku pendidikan yaitu pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.